Risiko Investasi Pada Bisnis Baru dan Tips Pertimbangannya

Membuat pertimbangan terhadap risiko investasi pada bisnis baru merupakan langkah yang antisipatif. Karena itulah lakukan riset sebelum memilih dan menanamkan investasi pada sebuah bisnis baru.

Berbicara mengenai bisnis, memang tidak ada habisnya. Banyak sekali pembahasan penting yang harus di perhatikan dalam sebuah bisnis. Nah, apabila Anda memulai suatu bisnis, maka Anda perlu tahu tantangan yang akan Anda hadapi. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan investor. Hal ini bukannya tanpa alasan.

Tips Mengenal Risiko Investasi

Para investor memandang bahwa investasi pada bisnis baru dimulai adalah investasi resiko tinggi. Untuk itu, Anda perlu tahu, hal-hal apa saja yang para investor pikirkan yang menyebabkan mereka mempunyai pandangan diatas.

Tidak Punya Pengalaman

Para investor lebih senang berinvestasi pada orang daripada ide bisnis Anda. Mereka lebih percaya pada pengalaman yang banyak dan sesuai dengan bidang bisnis tersebut. Jadi, bila Anda mengangkat seorang yang berpengalaman tetapi tidak sesuai dengan bidang bisnis Anda, maka para investor akan memandang usaha Anda sebagai investasi beresiko tinggi.

Baca juga: Usaha Rumahan Modal Kecil yang Menjanjikan

Tingkat Kegagalan Tinggi

Selain tim, ada beberapa sektor bisnis yang dipandang mempunyai tingkat kegagalan yang tinggi. Bisnis-bisnis di bidang layanan makanan, konsultan, telemarketing dan bisnis rumahan adalah beberapa diantaranya. Untuk bisnis online, bisnis di jejaring sosial juga termasuk didalamnya.

Ketergantungan Terhadap Aturan Pemerintah

Bisnis yang bergantung pada aturan Pemerintah membutuhkan waktu untuk berjalan dengan lancar. Contoh, bisnis dibidang obat-obatan akan membutuhkan waktu untuk pengujian, riset dan lainnya, sebelum Pemerintah memberi ijin. Hal ini tentunya terlalu lama untuk investor untuk meraih keuntungan.

Baca juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal

Bisnis obat-obatan ini juga beresiko gagal di pengujian dan tidak mendapatkan ijin dari BPPOM karena hasil ini. Hal ini juga yang menyebabkan bisnis tipe ini menjadi salah satu investasi resiko tinggi.

Investasi Awal Tinggi

Ada beberapa bisnis yang membutuhkan investasi awal yang sangat besar, seperti bila bisnis Anda membutuhkan chip elektronik terbaru. Hanya investor dengan modal besar yang mampu membiayai bisnis seperti ini, yang membuat semakin sulit mencari dana yang diperlukan.

Laba Rendah

Bila pertumbuhan bisnis Anda lambat, hal ini juga dipandang sebagai investasi resiko tinggi. Artinya, keuntungan yang didapat tidak akan sesuai dengan uang yang ditanam. Tetapi, disini ada beberapa pengecualian, seperti bisnis keluarga, bisnis dengan segmen terbatas dan bisnis dengan pertumbuhan negatif.

Citra Bisnis

Citra bisnis Anda juga menjadi pertimbangan investor. Investor akan memilih bisnis yang memiliki citra baik di masyarakat. Bisnis dengan potensi melanggar hukum, norma dan aturan yang berlaku di masyarakat, seperti debt collector, game dan lainnya, dipandang sebagai investasi beresiko tinggi.

Baca juga: Tips Menjalin Komunikasi dengan Pelanggan

Bisnis di Luar Negeri

Adanya peraturan yang berbeda antara negara satu dengan lainnya, membuat para investor enggan berinvestasi untuk bisnis yang berada di luar negara mereka. Hal ini untuk mengurangi masalah dan resiko yang terjadi karena peraturan yang berbeda tersebut.

Jadi, dengan mengetahui ketujuh hal diatas, maka Anda dapat mempersiapkan bisnis Anda sebaik-baiknya. Dan tentunya, Anda dapat membuat bisnis Anda terhindar dari pandangan sebagai investasi resiko tinggi. semoga isi ulasan mengenai pertimbangan risiko investor untuk bisnis baru yang semoga bisa bermanfaat bagi anda.